Penyebab Rambut Rontok Usia 18 Tahun, Ini Solusi Ampuhnya!

Buddies, siapakah yang punya masalah dengan rambut rontok? Terutama yang sedang kepo tentang penyebab rambut rontok usia 18 tahun?

Yups, sekarang ini penyebab rambut rontok parah pada remaja makin banyak ditemukan lo. Ada apa ya gerangan? Padahal dulu rambut rontok lebih banyak ditemukan pada usia dewasa atau biasanya terjadi pada perempuan saat hamil atau melahirkan.

Apa Saja Penyebab Rambut Rontok Usia 18 Tahun?

Nah, biar nggak penasaran, Tukangketik sudah mengumpulkan beberapa penyebab rambut rontok usia 18 tahun. Silakan diintip nih:

1. Genetika

Androgenetic alopecia adalah bentuk genetik dari kerontokan rambut yang disebut sebagai kebotakan pola pria atau kebotakan pola wanita. Itu terjadi dalam pola yang dapat diprediksi.

Pada pria, umumnya muncul sebagai resesi garis rambut dalam bentuk M, V, atau U dan kebotakan bertahap di ubun-ubun. Wanita biasanya melihat penipisan bertahap di sepanjang bagian rambut mereka.

Pola kerontokan rambut biasanya dimulai pada usia dewasa, tetapi juga bisa dimulai saat masa remaja. Tidak jarang remaja mengalami bentuk kerontokan rambut ini, tetapi prevalensinya saat ini tidak diketahui.

Buddies kemungkinan besar akan mengembangkan pola kerontokan rambut jika kalian memiliki kerabat dekat yang juga mengalaminya.

2. Alopesia Areata

Alopecia areata adalah kondisi autoimun yang menyebabkan rambut rontok. Kondisi autoimun ini berkembang ketika tubuh salah mengira sel-sel sehat di tubuh Buddies sebagai penyerbu asing.

Dalam kasus alopecia areata, sistem kekebalan kalian  menyerang folikel rambut. Buddies mungkin melihat kerontokan rambut di kulit kepala, alis, bulu mata, atau tubuh.

Alopecia areata mempengaruhi kurang lebih 2 persen dari populasi di beberapa titik dalam hidup mereka. Kebanyakan orang mengalaminya sebelum usia 30 tahun, dan dapat dimulai sejak masa kanak-kanak.

3. Malnutrisi

Malnutrisi adalah kurangnya nutrisi yang tepat. Dapat disebabkan karena tidak cukup makan, makan terlalu banyak, atau tidak mendapatkan keseimbangan nutrisi yang tepat.

Kurangnya akses ke makanan, ketidakseimbangan pola makan, gangguan makan, atau kondisi pencernaan adalah beberapa penyebab potensial. Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan kerontokan rambut, termasuk di:

  • vitamin A
  • vitamin E
  • seng
  • vitamin C
  • besi
  • niasin
  • vitamin D
  • vitamin E
  • biotin
  • asam folat
  • selenium

4. Kondisi tiroid

Kondisi tiroid yang menyebabkan kekurangan atau kelebihan produksi hormon tiroid dapat menyebabkan rambut rontok atau rambut rapuh.

Rambut rontok yang disebabkan oleh kondisi tiroid biasanya muncul sebagai penipisan rambut di kulit kepala. Kerontokan rambut paling sering terjadi pada orang dengan penyakit tiroid yang parah atau berkepanjangan. Rambut rontok sering tumbuh kembali dengan perawatan yang tepat.

5. Lupus

Lupus adalah kondisi autoimun yang disebabkan oleh sistem kekebalan yang menargetkan jaringan dan organ pada tubuh. Lupus dapat menyebabkan gejala seperti nyeri sendi, kelelahan, ruam berbentuk kupu-kupu, dan rambut rontok.

Orang dengan lupus mungkin melihat penipisan bertahap. Rambut rontok mungkin atau mungkin tidak tumbuh kembali.

6. Sindrom Ovarium Polikistik

Sindrom ovarium polikistik adalah masalah kesehatan wanita umum yang menyebabkan kelebihan kadar androgen, atau hormon seks pria.

Sebenarnya normal-normal saja bagi wanita untuk menghasilkan hormon seperti testosteron. Namun jika produksinya terlalu banyak, bisa menimbulkan gejala seperti siklus menstruasi yang terganggu, jerawat, dan penipisan rambut.

Mengobati ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dapat menyebabkan pertumbuhan kembali rambut.

Wah, ternyata banyak juga ya penyebab rambut rontok usia 18 tahun. Setidaknya jika sekarang Buddies sudah menemukan penyebab dari rambut yang makin sering rontok, kalian bisa segera menemukan solusi yang tepat.

Solusi untuk Mengatasi Rambut Rontok pada Remaja

Sebenarnya ada banyak solusi yang ditawarkan, tetapi Tukangketik sengaja meringkasnya menjadi tiga poin utama. Berikut ini beberapa hal yang bisa Buddies lakukan untuk mengatasi rambut rontok:

1. Jaga Asupan Gizi Tetap Berimbang

Karena malnutrisi dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya kerontokan rambut pada remaja, maka PR penting buat Buddies adalah mengonsumsi makanan yang memiliki nutrisi berimbang. Jangan hanya pilih makanan yang enak di mulut, tetapi harus sesuai dengan kebutuhan gizi tubuh kalian.

Apalagi kalian masih remaja dan butuh gizi yang cukup banyak untuk bertumbuh, sebaiknya konsumsi makanan yang kaya gizi dan hindari junk food. Jangan lupa untuk jaga asupan air putih sesuai dengan kebutuhan tubuh kalian, Buddies.

2. Temui Dokter untuk Penanganan yang Tepat

Apabila kerontokan rambut disebabkan oleh genetik, atau kondisi auto imun, sebaiknya Buddies segera temui saja ahlinya  untuk mendapat penanganan yang tepat. Karena jika penyebabnya adalah auto imun, maka untuk mengatasi rambut rontok adalah mendapatkan pengobatan yang tepat.

Jangan takut untuk menemui dokter ya untuk kondisi rambut yang lebih sehat, Buddies.

3. Lakukan Perawatan Rambut dengan Benar

Hal paling umum terjadi, kerontokan rambut disebabkan oleh kelalaian para remaja dalam merawat rambut. Misal terlalu sering berganti warna, sering menggunakan alat-alat yang mengandung pemanas, seperti hairdryer, catokan rambut dan sebagainya.

Selain itu, berkerudung di saat basah atau jarang membuka kerudung saat di rumah, sering mengikat rambut terlalu kencang, juga bisa menjadi penyebab kerontokan rambut. Apabila rambut Buddies rontok karena hal-hal ini, maka yang harus dilakukan adalah mengubah perilaku kalian terhadap rambut.

Jika sudah seharian mengikat rambut, usahakan biar rambut tergerai saat di rumah. Lepas juga kerudung saat di rumah dan hindari menggunakan kerudung dalam keadaan rambut masih basah ya.

Agar perawatan rambut lebih optimal, jangan lupa gunakan shampoo dan kondisioner khusus rambut rontok. Salah satu produk yang direkomendasikan adalah Dove.

Nah, sekarang Buddies sudah tahu kan penyebab rambut rontok usia 18 tahun dan bagaimana cara mengatasinya? Selamat mencoba dan saatnya berkata, “Bye-bye rambut rontok!”